Rissa Riandini: Ketika Suami Meninggal Duluan
Guest: Rissa Riandini
TLDR
Berduka nggak beres dalam 1 hari, 1 bulan, atau bahkan 1 tahun, Ma. Rissa Riandini berbagi pengalamannya kehilangan suami di usia muda — dari proses grieving yang naik-turun, membesarkan anak sendirian, sampai pentingnya obrolan soal kematian yang sering dianggap tabu.
Poin Penting
Grieving itu naik-turun dan nggak bisa ditebak. Kadang bisa kuat, besoknya nggak bisa. Move on cepat dihujat, nggak move on juga dikomentarin. Yang penting: beri ruang untuk diri sendiri tanpa tekanan dari luar
Obrolin hal-hal yang dianggap tabu dengan pasangan sekarang — soal aset, rumah, pendidikan anak, asuransi. Bukan karena pesimis, tapi supaya yang ditinggalkan nggak kebingungan dan harus kerja dua kali lipat di saat paling terpuruk
Anak yang ditinggal orang tua di usia dini butuh pendampingan khusus. Jujur sesuai usia, beri ruang untuk bertanya, dan jangan anggap anak nggak mengerti — mereka merasakan semuanya
Tips Praktis
Duduk bareng pasangan minggu ini dan obrolin: kalau salah satu dari kita pergi lebih dulu, apa yang harus diketahui pasangan? Di mana dokumen penting, siapa yang dihubungi, bagaimana keuangannya. Tulis di satu tempat yang bisa diakses berdua.
“Berduka itu nggak hanya beres 1 hari, 2 hari, atau setahun. Ada hari bisa kuat, ada hari yang masih berat. Dan itu nggak apa-apa, Ma.”